Daftar Kategori :

Pilih Bahasa :

Tampilkan postingan dengan label Tek_Transportasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tek_Transportasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Februari 2023

Metode Tambal Ban Motor yang Aman

-

Ternyata Begini Metode Tambal Ban Motor yang Aman Menurut Pabrikan.
Ban motor yang bocor harus segera ditambal oleh pemiliknya jika sudah cukup sering kurang tekanan angin. Khusus ban motor tubeless umumnya ditambal dengan cara ditusuk.

Tapi menurut pabrikan, tambal ban dengan metode ditusuk sendiri kurang disarankan.

"Tambal ban dengan metode ditusuk itu rawan merusak struktur ban," ungkap Dodiyanto Senior Brand Executive & Product Development PT Gajah Tunggal Tbk yang memproduksi ban merek IRC dan Zeneos.

"Bekas tambalan sendiri akan membuat celah-celah kecil yang membuat udara atau air masuk perlahan," tambahnya.

"Dalam jangka panjang kawat di dalam ban motor bisa berkarat dan nantinya bikin ban jadi benjol atau putus," wantinya.

Pabrikan sendiri menyarankan metode tambal ban motor dengan cara ditambal dari bagian dalam atau tambal ban tip top.

"Metode tambal tip top atau press jelas lebih aman karena dilakukan dari dalam dan tidak merusak struktur ban," lanjut Dodi.

Tapi pada prakteknya tambal ban model tip top ini belum tersedia di banyak tempat serta harga yang jauh lebih mahal dari tambal model tusuk.

Untuk tambal ban model tusuk umumnya dipatok Rp 10-20 ribuan per lubang, sementara tambal ban tip top harganya bisa Rp 70-80 ribu satu lubang.

Selain itu khusus untuk ban motor yang berukuran kecil juga tidak bisa ditambal menggunakan metode tip top ini, biasanya minimal lebar ban adalah ukuran 120.

Jadi untuk ban berukuran kecil hanya bisa ditambal dengan metode tambal tusuk tadi.
 Gridoto 

Rabu, 29 Desember 2021

Mengenal Arti Kedipan Malfunction Indicator Lamp (MIL) Pada Motor Injeksi



Saat ini sudah banyak pabrikan motor yang menggunakan teknologi sensor untuk mendistribusikan pekerjaan masing-masing sensor sesuai dengan kerjanya. Selain merupakan perkembangan teknologi di era digital penggunan perangkat elektronik seperti sensor injection, Engine Oil Temperatur Sensor (EOT) dan Engine Coolant Temperature Sensor (ECT) dan sensor elektronik lainnya sudah banyak terpasang. 

Sayangnya sebagian pengendara belum begitu mengenal cara kerja piranti elektronik ini. Sebenarnya produsen motor sudah memberikan informasi tersebut melalui indicator pada spedometernya bernama Malfunction Indicator Lamp (MIL). Nah, ternyata, setiap kedipan lampu pada indikator ini ada artinya :

1. Jika lampu indikator MIL berkedip 1 kali, hal tersebut menandakan kalau sensor Manifold Absolute Presure (MAP) sedang mengalami kerusakan. Kedipan ini terlihat saat mesin motor menyala. Meskipun sensor ini rusak, mesin akan tetap hidup, tapi sebaiknya segeralah memperbaiki kerusakan tersebut ke bengkel resmi. 

2. Jika jumlah kedipan 7 kali, ini berarti kerusakan pada bagian sensor Engine Oil Temperatur (EOT) dan Engine Coolant Temperature (ECT). Keduanya mendeteksi tingkat suhu mesin sehingga jika terjadi kerusakan pada sensor EOT maupun ECT maka akibatnya mesin akan sulit dihidupkan pada kondisi mesin dingin. 

3. Kedipan sebanyak 8 kali, memberikan arti bahwa ada kerusakan pada sensor Throttle Position (TP sensor). TP sensor berfungsi untuk mendeteksi sudut bukaan throttle valve. Sehingga jika sensor ini rusak maka akselerasi mesin motor Anda akan menurun.

4. Jika lampu berkedip 12 kali, ini menandakan kerusakan sistem injeksi yang termasuk fatal. Motor Anda dalam keadaan mati atau mogok karena jika injector mengalami kerusakan maka penyuplaian bahan bakar ke ruang bakar menjadi terhenti dan membuat mesin akan mati.

5. MIL melakukan 29 kedipan ini berarti adanya kerusakan pada part bernama Sensor Idle Air Control Valve (IACV), sensor ini bekerja sebagai pengatur jumlah aliran udara yang mengalir pada putaran stasioner secara otomatis menyesuaikan dari putaran mesin.

6. Parahnya lagi jika kedipan MIL berjumlah 33 kali. Inii artinya ada kerusakan pada Engine Control Module (ECM) atau Engine Contol Unit (ECU) ini merupakan bagian penting seperti otak pada setiap manusia. Jika pianti ini rusak maka Anda disarankan agar mengganti ECU lama dengan yang baru. Semua kedipan di atas merupakan gejala awal dari penyakit yang akan dihadapi oleh motor Anda. Sebaiknya periksakanlah motor jika sudah ada gejala tersebut untuk menghindari kerusakan yang lebih fatal.

Lebih Lengkapnya :

Kode Kerusakan MIL Motor Injeksi Honda

Manifold Absolute Pressure (MAP)1 kedipan
Engine Oil Temperature (EOT)7 kedipan
Engine Coolant Temperature (ECT)7 kedipan
Throttle Position8 kedipan
Intake Air Temperature (IAT)9 kedipan
Injector12 kedipan
O2 Sensor21 kedipan
Idle Air Control Valve (IACV)29 kedipan
Engine Control Module (ECM)33 Kedipan
Crank Position Sensor (CKP)52 kedipan
Bank Angle Sensor54 kedipan

Semoga bermanfaat..

(Satu, Dua)

Selasa, 23 November 2021

8 Komponen Motor Matic yang Harus Diganti Secara Berkala




1. Oli

Oli mesin termasuk komponen motor matic yang harus diganti secara berkala. Oli merupkan komponen yang memiliki peran cukup penting, yakni sebagai pelumas mesin. Tanpa pelumas mesin, pastilah sepeda motor tak bisa berjalan karena kerja mesin terhambat.

Selain sebagai pelumas, oli juga memiliki peran sebagai pendingin sepeda motor. Pilihlah kekentalan oli yang disesuaikan dengan spesifikasi motor maticnya. Lakukan penggantian oli setiap 2000 km sekali, namun lebih baik diganti setiap bulan.

2. Busi

Busi adalah salah satu komponen motor matic yang harus diganti secara berkala. Kondisi busi motor yang baik akan sangat memengaruhi kinerja mesinnya. Apalagi peran busi adalah sebagai komponen utama pengapian motor matic. Fungsi dari busi ini adalah untuk memercikkan api atau melakukan pembakaran. Pembakaran ini dilakukan dengan mencampur udara dan bahan bakar.

Busi merupakan komponen motor matic yang sangat vital. Pabrik motor juga merekomendasikan untuk selalu mengganti busi setelah menempuh perjalanan sejauh 20.000 km sampai 50.000 km. Akan lebih baik lagi jika mau melakukan perawatan pada setiap bulannya.
===



3. Aki

Aki termasuk komponen yang berperan mengatur kelistrikan motor matic. Jadi, wajar saja jika aki termasuk komponen motor matic yang harus diganti secara berkala. Motor matic pasti akan mogok jika aki bermasalah dan tidak segera diganti. Aki yang terawat dan normal, pasti akan membuat motor maticmu bekerja dengan maksimal.

Aki motor matic biasanya akan bertahan 3-4 tahun dan hal ini sangat bergantung pada pemakaian motor maticnya. Apalagi jika motor maticnya menggunakan aki basah, pastikan kondisi airnya stabil. Siasati dengan lebih rajin mengecek kondisi aki setiap bulannya.

4. Lampu

Lampu motor matic memang terdengar sangat sepele dan bukan masalah serius. Sebab lampu tidak memengaruhi kerja mesin motor. Padahal lampu sebenarnya termasuk komponen motor matic yang harus diganti secara berkala.

Lampu yang mati pasti akan memengaruhi pengguna sepeda motornya. Taruhannya nyawa dan sangat berisiko membahayakan keselamatannya di jalan saat menggunakannya. Pastikan untuk mengganti lampu setiap 1.5-2 tahun sekali.

====


5. Kanvas Rem

Selanjutnya adalah kanvas rem. Kanvas rem jelas termasuk komponen motor matic yang harus diganti secara berkala.

Kanvas rem yang sudah aus akan memengaruhi kinerja motor maticnya. Motor matic bisa saja berbahaya digunakan jika remnya tak berfungsi dengan baik.

Lakukan juga pemeriksaan pada kaki-kaki kendaraan. Komponen ini biasanya memiliki usia pakai yang pendek. Misalnya saja seperti tie rod, suspensi, dan bushing.

6. Filter

Filter motor matic harus diperhatikan betul. Filter motor matic yang bermasalah akan sangat memengaruhi kinerjanya. Bahkan bisa sampai merusak motor matic secara perlahan.

Filter ini termasuk komponen motor matic yang harus diganti secara berkala karena usianya pendek. Filter ini filter udara, filter oli, filter bahan bakar dan filter pendingin kabin kendaraan. Rata-rata filter ini harus diganti ketika sudah mencapai 5.000 km, 10.000 km, 20.000 km, dan 50.000 km.

===



7. Van Belt

V-belt disebut sebagai komponen penunjang dalam performa motor matic. Tak heran jika van belt termasuk komponen motor matic yang harus diganti secara berkala. Apalagi debu pada filter udara saat motor sedang berjalan akan sangat mempengaruhi usianya. Pastikan untuk siap mengganti v-belt setiap 25.000 km.

8. Ban

Ban juga termasuk komponen motor matic yang cukup vital. Memang tidak memengaruhi kerja mesin, tetapi akan memengaruhi keselamatan penggunanya. Ban yang sudah halus pasti akan memperbesar risiko tergelincir penggunanya.

Ban motor matic adalah komponen motor matic yang harus diganti secara berkala. Apalagi jika pattern dan teksturnya tidak lagi berfungsi dengan baik. Pastikan untuk menggantinya paling tidak tiga tahun sekali atau batas maksimal pemakaian 40.000 km.

Senin, 07 Juni 2021

Cara Mudah Reset Injeski Honda BeAT Fi

 


Cara reset dan setting injeksi motor Honda BeAT sangat mudah, reset ini dibutuhkan ketika motor terasa brebet, tenaga berkurang, atau stasioner terasa tidak rata. 

Fungsi dari mereset ECU dan DTC adalah untuk mengembalikan setelan injeksi ke standar pabrik. Biasanya untuk mereset ECU menggunakan alat khusus dari Honda yang bernama HIDS

Reset ECM digunakan untuk menghilangkan semua memory yang terdapat pada ECM. Memory ini berupa rekaman apa saja yang telah terjjadi pada motor selama renggang waktu terakhir reset ECM. motor terjatuh, aki bermasalah, konektor yang terlepas, hingga kabel terputus.

Setting injeksi ini berlaku untuk tipe motor matik injeksi baik non esp dan esp, beberapa motor bebek juga mengaplikasikan seting ini. selain mudah melakukannya, seting ini juga amat berfungsi mengembalikan performa mesin.

Berikut caranya.

cari posisi tempat DLC, untuk motor beat fi posisi DLC nya berada dibawah jok, lepaskan dulu dek mesin dan box dudukan jok. Setetah ketemu lepaskan pengunci pada DLC tersebut. perhatikan gambar dibawah.

Pastikan kontak dalam keadaan off, lalu jumper DLC pada kabel yang berwarna coklat dengan hijau atau hitam.

Setelah DLC sudah dijumper, nyalakan kontak ke posisi on. Hitung selama tiga detik lalu cabut jumper pada dlc. 

Setelah dicabut, hitung lagi selama 5 detik lalu pasang kembali jumper nya ke tempat semula.

Kalau indikator lampu MIL berkedip cepat seperti lampu sein berarti reset berhasil dan kontak dapat dimatikan ke posisi off.

tahap ke 2 (dua) reset ecu

Pastikan jumper yang tadi masih terpasang
Buka gas sampai penuh dalam posisi kontak off
Nyalahkan kontak ke posisi on
Tunggu lampu MIL berkedip
Lepaskan gas nya saat lampu MIL berkedip
Biarkan selama 3 detik lalu off kan kontaknya.
Cabut jumper DLC dan selesai.

Jika sudah selesai, Kalian bisa coba nyalahkan motornya.Sekarang kalian sudah tahu kan cara reset ECU dan DTC, apabila indikator MIL masih berkedip lihat kabel pada motor, pastikan tidak ada soket yang terlepas atau kabel yang putus, karena itu dapat membuat lampu indikator mil berkedip.

((sip))

Postingan Populer

Komentar Yang Masuk :

Mengenai :

Para Pendatang Dari :

Flag Counter